Filed under by Admin Pawargo on May 18, 2010 at 3:46 am
2 comments
BERITAJAKARTA.COM — 16-05-2010 13:17
Ada yang istimewa dalam pelaksanaan Hari Bebas Kendaraan Bermotor (HBKB) di Jakarta Timur, Minggu (16/5). Jika biasanya HBKB hanya diisi dengan kegiatan jalan santai, bersepeda, dan hiburan ala kadarnya, kali ini kegiatan HBKB di Jakarta Timur yang merupakan penyelenggaraan keempat kalinya terasa semakin meriah dengan kehadiran atraksi Reog Ponorogo. Kehadiran kesenian khas Jawa Timur ini terlihat mampu menghibur warga di tengah keletihan sehabis olahraga di jalan tanpa kendaraan umum tersebut.
Selain itu, Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Timur juga menggelar bazar murah dan kegiatan futsal. HBKB kali ini digelar di sepanjang Jl Raya Pemuda Pulogadung atau tepatnya mulai dari perempatan Arion Rawamangun hingga perempatan Coca-Cola. Untuk meminimalisir gas buang kendaraan, seluruh kendaraan bermotor dilarang melintas sejak pukul 06.00-12.00, kecuali bus Transjakarta yang berbahan bakar gas.
Walikota Jakarta Timur Murdhani mengatakan, penyelengaraan HBKB telah memberikan manfaat bagi warga Jakarta Timur terutama dalam peningkatan kualitas udara. Untuk mendukung hal itu, Murdhani juga berharap adanya partisipasi dari masyarakat serta stakeholder agar setiap satu tempat usaha menanam 10 pohon untuk memproduksi O2, serta menetralisir polusi kendaraan bermotor di wilayah DKI Jakarta, khususnya Jakarta Timur.
“Sebenarnya banyak sekali warga yang mengharapkan pelaksanaan HBKB ini diadakan setiap akhir pekan, namun jika dilihat dari kondisi anggaran tidak akan bisa dijalankan. Karena itu, saya meminta kepada seluruh tempat usaha di Jakarta Timur agar menanam atau menyediakan 10 pohon untuk satu tempat usaha. Dengan begitu akan membantu peningkatan kualitas udara,” pintanya.
Murdhani menambahkan, selain memulihkan kualitas udara, kegiatan ini juga dijadikan sebagai ajang tali silaturahmi para pejabat dengan masyarakat Jakarta Timur agar kekompakan tetap terjaga.
Kepala Badan Pengelola Lingkungan Hidup Daerah (BPLHD) DKI Jakarta, Peni Susanti mengungkapkan, berdasarkan hasil evaluasi kualitas udara di DKI Jakarta setelah dilaksanakan HBKB terjadi persentase penurunan konsentrasi pencemar yang cukup signifikan. Penurunan itu tercatat, setelah HBKB 2009 lalu yaitu untuk parameter debu (PM10) sebesar 37 persen, parameter carbon monoksida (CO) sebesar 67 persen dan parameter nitrogen oksida (NO) 75 persen. “Tiga parameter itu merupakan pencemar primer yang bersumber dari kendaraan bermotor. Sejak diadakannya HBKB di setiap wilayah, dapat memulihkan mutu udara,” tandasnya.
Reporter: anton
Filed under by Admin Pawargo on May 15, 2010 at 2:59 am
one comment
London (ANTARA News) – Kehadiran KRI Dewaruci dari jajaran Komando Armada RI Kawasan Timur (Koarmatim) di Teluk Pagasitikos, Kota Volos, Yunani, mendapat sambutan luar biasa dan hangat dari warga setempat serta mendapat liputan luas dari media massa setempat.
Berbagai lapisan masyarakat dan kalangan pelajar berbondong-bondong melihat kapal yang masih tampak gagah dan terawat yang didekorasi dengan menarik pada saat acara “open house” yang digelar KRI Dewaruci sejak kedatangannya 8 Mei lalu, ujar juru bicara KBRI Athena, Widya Sinedu kepada koresponden ANTARA London, Kamis.
Dikatakannya, decak kagum para pengunjung pun dilontarkan saat menyaksikan atraksi para awak kapal Dewaruci yang tidak hanya tangguh sebagai prajurit AL tetapi juga piawai dalam menampilkan misi kebudayaan.
Berbagai pertunjukan kesenian digelar di atas kapal seperti tari Perang (Papua), Tari Rantak/Silat (Sumbar), Tari Badindin/Indang (Sumbar), Reog Ponorogo (Jatim) dan Rampak Gendang (Jabar).

Suasana menjadi semakin meriah saat pengunjung dipandu oleh para awak kapal ikut membawakan Tari Poco-Poco/Komando diiringi oleh band para awak KRI Dewaruci yang menampilkan lagu-lagu daerah dan lagu-lagu asal Yunani.
Para pengunjung juga dimanjakan dengan sajian berbagai aneka masakan khas Indonesia seperti sate, nasi goreng, mie goreng, bakso, gado-gado, dan aneka kerupuk.
KBRI Athena ikut memeriahkan kunjungan muhibah KRI Dewaruci dengan melakukan promosi pariwisata melalui penyebaran brosur wisata dan melakukan kampanye dalam rangka mengajak masyarakat setempat untuk “vote for komodo island for new seven wonders.”
Untuk melepaskan kepenatan selama pelayaran berhari-hari, KRI Dewaruci yang diawaki 81 orang mengikuti berbagai kegiatan yang disiapkan panitia, antara lain lomba olah raga, parade di pusat kota Volos.
Awak Dewaruci menampilkan marching band dengan lagu-lagu Indonesia dan internasional serta tarian Reog Ponorogo yang mendapatkan penghargaan sebagai “The Best Ship in Crew Parade”.
Selain menjadi peserta parade terbaik, KRI Dewaruci menyabet penghargaan “The Furthest Distance” yang merupakan peserta terjauh.

Para awak kapal juga mengikuti kunjungan budaya ke tempat peninggalan sejarah arkeologi, serta ke kawasan Pelion, tempat para centaurs, makhluk setengah manusia dan setengah kuda dalam mitologi Yunani, hidup dan desa Makrinitsa yang terkenal dengan rumah-rumah beratapkan batu.
Kunjungan KRI Dewaruci dengan komandan Letkol Laut (P) Suharto La Djide ke Pelabuhan Volos Yunani, dilakukan dalam rangka mengikuti kegiatan internasional “The Historical Seas Tall Ships Regatta 2010″ pada 12 Mei-4 Juni dengan mengambil start di kota Volos (Yunani), menuju Varna (Bulgaria), Istanbul (Turki) dan berakhir di kota Lavrion (Yunani).
Rute ini merupakan rute yang sama seperti yang dilakukan oleh Argo” – kapal penjelajah yang dikemudikan Jason, yang kerap muncul dalam mitologi Yunani (1500 SM).
Upacara pembukaan dilakukan ketua Sailing Training Internasional, Robin Snouck Hurgronje dan Walikota Volos, Alekos Voulgaris.

Pembukaan diisi dengan acara peresmian remake kapal Argo yang akan memandu 22 kapal peserta lainnya dari 19 negara dalam memulai Regatta.
Dalam persinggahannya di Volos, Komandan KRI Dewaruci, Letkol (P) Suharto beserta Duta Besar RI untuk Yunani, Ahmad Rusdi, mengadakan pertemuan dengan Kepala Otoritas Pelabuhan Volos, Captain Thodoros Kliaris dan Walikota Volos Alekos Voulgaris memperkenalkan KRI Dewaruci sekaligus bertukar pandangan mengenai perkembangan di sektor perkapalan dan budaya maritim negara masing-masing.
(T.H-ZG/M016/R009)
Sumber: Antaranews.com, Kaskus.us, Google.com
Filed under by Admin Pawargo on May 10, 2010 at 2:49 pm
one comment
byuaholic — January 31, 2010 — KOCAK & PENUH SEMANGAT.
simply inspire me to discoverin INDONESIA.
INDONESIA DANGEROUSLY BEAUTIFUL ….
Video tentang berbagai macam kegiatan liburan berikut dengan tempat wisatanya di Indonesia.
Baik dengan cara ransel (backpacker) maupun koper, Indonesia mempunyai berbagai tempat pilihan liburan yang menarik. Dari kota besar sampai desa yang penuh dengan sawah, penduduknya ramah-ramah. jadi kapan kita ‘pulang’ ke indonesia..??
Indonesia OUR HOMELAND..
Indonesia OUR INSPIRATION..
BE READY TO HAVE A JOURNEY TO THE BEAUTY OF EQUATORIAL EMERALD..
IT’S TIME TO VISIT INDONESIA
\(^_^)/
——————————————-
sight seeing di video ini :
Bali : terminal ubung, bandara ngurah rai, dreamland, balongan beach, ubud, kuta, pasar sukawati, tanah lot
Jabar : green canyon (pangandaran), atv (lembang bandung), parasailing (puncak)
Jatim : bromo, suku tengger, reog ponorogo
Jogja : malioboro, paris (parangtritis beach), keraton
Jakarta : monas, kota tua, bundaran HI, museum fatahillah, mille (duh)
NTT : pulau komodo
Sulawesi : bunaken / wakatobi (not sure)
*kepada PAGUYUBAN WARGA PONOROGO (PAWARGO) di seluruh dunia wajib berbangga!!! REYOG PONOROGO sebagai KEBUDAYAAN NASIONAL INDONESIA!!!AYOOO… KITA LESTARIKAN BERSAMA!!!REYOG THE SPIRIT OF INDONESIA!!! sumber : Youtube, Kaskus
Filed under by Admin Pawargo on May 9, 2010 at 4:50 am
no comments
Jakarta – Reog Ponorogo dan sejumlah tarian tradisional ikut memeriahkan parade budaya di Monas. Acara tersebut digelar oleh Unika Atma Jaya dan cukup menarik perhatian pengunjung.
Pantauan detikcom, Minggu (9/5/2010), pagelaran budaya ini dimeriahkan puluhan penari dari universitas itu. Mereka secara bergantian menaiki panggung dan menari di hadapan pengunjung.
Sejumlah tarian yang diperagakan antara lain adalah Reog Ponorogo, Kuda Singa, tari Tor Tor, tari Sedati dan Ondel-ondel. Para pengunjung Monas yang sedang berolahraga ikut menyaksikan pertunjukan tersebut.
Sebelum menuju Monas, para penari ini berkonvoi dari Universitas Atma Jaya di Jl Sudirman menuju Monas.
(nal/nal)
Filed under by Admin Pawargo on March 30, 2010 at 1:44 pm
one comment
Selasa, 30 Maret 2010 | 12:08 WIB
JAKARTA, TRIBUN – Semakin hari aksi demonstrasi di depan kantor KPK semakin unik. Segala macam bentuk kesenian dan produk budaya dari pantomim, hingga aksi teatrikal digunakan oleh para demonstran sebagai sarana menyampaikan aspirasi mereka.
Hari ini, Selasa (30/3/2010), beberapa saat lalu, kantor KPK kedatangan reog Ponorogo, yang dibawa oleh Forum Anti Korupsi dan Advokasi Pertanahan (FAKTA).
Dengan berlengak lenggok mengikuti iringi musik tradisional, suling dan gendang khas Ponorogo, dua wayang Singo Edan, dan seorang penari topeng ponorogo berjoget di tengah Jalan HR Rasuna Said yang melintas di depan KPK.
Aksi reog Ponorogo yang berlangsung hingga 15 menit tersebut, jelas saja menarik perhatian sejumlah staf, tamu, dan puluhan wartawan yang ada di KPK.
Sementara reog Ponorogo beraksi, puluhan demonstran yang mengusung bendera Merah Putih dan bendera Fakta berteriak dan berorasi menuntut KPK memeriksa pengadaan mobil larasita oleh Badan Pertanahan Nasional (BPN).
Berdasarkan press realese FAKTA, pihak mereka menduga bahwa pimpinan BPN, Joyo Winoto telah melakukan mark up dalam pengadaan sejumlah mobil Larasita di seluruh Indonesia, di tahun anggaran APBN 2009.
Untuk itu mereka menuntut KPK segera mengusut laporan mereka tersebut, dan segera memeriksa Joyo Winoto secepatnya. (tribunnews.com)
Komentar terbaru