Reyog sambut Kapal Pesiar Mewah Albatros

Reog Ponorogo menyambut penumpang kapal pesiar MS Albatross

Kesenian Reog Ponorogo menyambut penumpang kapal pesiar MS Albatross saat sandar di Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya, Jawa Timur, Rabu (24/3/2010) - KOMPAS/HERU SRI KUMORO

Pawargo.com – Setelah 12 tahun tak pernah dikunjungi kapal pesiar, Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya akhirnya kembali didatangi kapal pesiar. Kali ini, Kapal pesiar Albatros asal Jerman berbobot 28.000 gross tonnage (GT) yang mengangkut 600 wisatawan manca negara asal Jerman dengan 339 awak kapal singgah selama enam jam di Surabaya.
Kunjungan kapal pesiar Albatros ke Surabaya tergolong sangat singkat. Dalam kesempatan ini, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Surabaya melalui Surabaya Tourism Promotion Boar (STPB) menyiapkan Program City Tour dan Bromo Sunrise Tour bagi para wisatawan mancanegara yang menumpang kapal pesiar Albatros. (more…) Reyog sambut Kapal Pesiar Mewah Albatros

Munggahan Pawargo Serang

by St Rochmah on Saturday, August 14, 2010 jam 10:58pm

Pawargo Serang

Minggu, 8 Agustus 2010. Undangan itu tertulis jam 13.00 WIB, tapi rupanya jam 14.30 kami baru bisa berangkat ke rumah pak Sugeng di Banjar Asri Serang.Sampai di sana, ternyata sudah ngumpul semua bahkan ada Pak Drs.Imam Tohari MA, yang sudah lama sekali absen di Pawargo Serang. Alhamdulillah bahkan semalam pun Pak Tohari dengan Pak sugeng juga ke rumah untuk ke Cilegon, katanya sih ke rumah pak Haji Prayit, biasa silaturahmi menjelang puasa.Pak Yoyok juga datang, biasalah … sendirian.

Pak Murtado dengan istrinya juga datang,Pak Marjuni, sendirian habis ngajar bahkan masih menggunakan baju resmi (bathik). Pak sukamto ga datang, tapi istrinya dan anak-anaknya lengkap datang semuanyaPak Haji suwarno, sudah dua pertemuan ini ga datang katanya lagi umroh.Pak kyai enting Kasman, entahlah ga pernah datang sudah lama banget sibuk dengan jamaahnya kali. (more…) Munggahan Pawargo Serang

kesenian Reog Singo Gunung Limo

Senin, 02 Agustus 2010 , 07:29:00
Meriah, Atraksi Reog Ponorogo di BP

BALIKPAPAN–Momentum peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan RI ke-65 ini digunakan oleh warga paguyuban Pacitan untuk menampilkan pertunjukkan kesenian Reog Singo Gunung Limo yang diadakan di parkiran Balikpapan Permai (BP) kemarin.

Reyog Pawargo

Reyog Ponorogo

Warga pun berduyun-duyun untuk menyaksikan pertunjukkan tersebut. “Reog ini adalah kesenian rakyat yang murah meriah,” kata Ketua paguyuban keluarga Pacitan kota Balikpapan Sukadi kepada Post Metro saat ditemui di BP. Menurut Sukadi, kegiatan ini merupakan agenda rutin warga Pacitan dalam menyambut bulan suci Ramadan dan sekaligus memperingati HUT Kemerdekaan RI ke-65 yang jatuh pada 17 Agustus.

Sebab banyak masyarakat yang sangat menggemari kesenian reog sehingga penampilan di parkiran BP ini merupakan kesempatan bagi mereka untuk menonton pertunjukkan yang gratis dan menyenangkan. Dia menyampaikan, bahwa para pemain reog ini ada yang dari Bugis, Banjar dan bukan dari warga Pacitan saja. Sebab siapa pun akan bisa memainkan kesenian reog asalkan berlatih dengan telaten. (more…) kesenian Reog Singo Gunung Limo

[photo] Pesta Blogger Sharing Online Lan Offline (solo)

Sebenarnya saya merasa terlambat dalam menyampaikan informasi SOLO (Sharing Online Lan Offline). Dokumentasi ini sebagai wujud rasa terima kasih kami (netter Ponorogo) untuk Komunitas Blogger Bengawan, karena sajian acara kemarin cukup membuat saya berkesan. (terlebih saat menyusuri sungai Bengawan Solo). .

 Dukungan penuh oleh Depkominfo Surakarta sangat membantu dalam terlaksananya acara ini
Nah, untuk yang ini teman-teman boleh mengacungkan jempol 4 kepada Bapak Walikota Surakarta. Kenapa??? Ditengah kesibukkannya mengatur pemerintahan, beliau menyempatkan diri hadir dalam acara pembukaan SOLO. (hmmm, kalau Ponorogo seperti ini pasti sangat membantu promosi pariwisata dan segala aspek potensi kota Ponorogo. Tapi kapan???)
Poster dan peringatan wajib belajar ini hanya dapat anda temukan di Surakarta. (hehehhee… :D )
Persiapan mengarungi Sungai Bengawan Solo.
Ayo mbah Wito, bawa kami sampai tujuan…
Kerjasama dan Kebersamaan itu SANGATLAH PENTING!!!
 Alat pengukur ketinggian air Sungai Bengawan Solo (nampak salah satu anggota Basarnas Semarang,yang mengantarkan peserta)
Panitia yang mensukseskan acara Sharing Online Lan Offline (SOLO)
 Pasukan Blogger Ponorogo


Selamat dan sukses atas acara kemarin, semoga dalam waktu dekat teman-teman dapat berkunjung ke Kota Ponorogo dalam hal dan acara yang tidak jauh berbeda. Amin. (pard)

Gubernur Bengkulu Minta Masyarakat Jawa Lestarikan Reog

Nusantara / Minggu, 30 Mei 2010 08:49 WIB
Metrotvnews.com, Bengkulu: Gubernur Bengkulu Agusrin Najamudin meminta masyarakat Jawa di Provinsi Bengkulu tetap melestarikan kebudayaan leluhur, salah satunya Reog. “Meskipun tidak lagi tinggal di Jawa, saya minta masyarakat Jawa tetap melestarikan seni budaya Reog, sehingga tidak lepas dari akar budaya,” katanya saat memberikan bantuan kepada Paguyuban Reog Singo Muda Kota Bengkulu, Ahad (30/5).

Agusrin mengatakan, bantuan berupa seperangkat peralatan Reog dan kuda kepang tersebut merupakan wujud perhatian terhadap kemajemukan seni dan budaya di Provinsi Bengkulu. Apalagi tidak sedikit masyarakat Jawa yang ada di 10 kabupaten/kota di Provinsi Bengkulu turut berperan membangun daerah tersebut.

“Ini sebagai bentuk perhatian dan terima kasih saya terhadap masyarakat Jawa yang ada di Bengkulu atas partisipasi membangun daerah ini sehingga bisa menjadi seperti sekarang,” katanya.

Ia mengharapkan, melalui kesenian Reog juga ikut mendorong semangat untuk menyukseskan pembangunan. Selain itu Agusrin juga berharap, masyarakat Jawa yang ada di Provinsi Bengkulu memiliki rumah Joglo sebagai tempat berkumpul dan mengadakan berbagai kegiatan.

“Saya mengharapkan ke depan masyarakat Jawa melalui paguyuban yang ada bisa memiliki rumah Joglo untuk tempat bersilaturahmi dan menggelar berbagai acara adat,” katanya.

Agusrin mengaku terbebani untuk mewujudkan itu karena selain sebagai bentuk penghargaan terhadap masyarakat Jawa, istrinya sendiri Diah Nurwiyanti Najamudin adalah asli keturunan Jawa Tengah.

Acara yang menampilkan Reog tersebut selain dihadiri ratusan masyarakat Jawa juga diikuti sepuh masyarakat Jawa, antara lain Sumardikon dan Edi Wicipto. (Ant/RIZ)

Page 1 of 212»

Sponsor pendukung

Pawargo

Pawargo

Assalamualaikum Wr. Wb.

Salam sukses dan sehat sejahtera selalu....

Selamat datang di Blog Paguyuban Warga Ponorogo, sebuah blog yang kami persembahkan khusus kepada warga Ponorogo di manapun saat ini berada. Apresiasi Team Kreatif Pawargo untuk memberikan informasi seputar Kota Ponorogo, dalam menghadapi perkembangan Tekhnologi dan Informasi Global. Kami mengajak kepada seluruh Warga Ponorogo untuk ikut serta meramaikan Blog ini. Mari sharing Kegiatan dan Informasi Paguyuban Warga Ponorogo di seluruh penjuru Dunia. Artikel, Photo kegiatan, Wisata kuliner khas Ponorogo, dll

silakan kirim ke email pawargo@gmail.com,

Sekian terima kasih.

Wassalammualaikum Wr. Wb