Pengrajin kendang Ponorogo

Minta Pinjaman hanya diberi piagam penghargaan Mukri, 47, perajin kendang di Dusun Sukamakmur, Desa Ngilo Ilo, Kecamatan Slahung, Kabupaten Ponorogo seperti berjalan seorang diri selama 19 tahun menekuni profesinya. Tak ada pembinaan apalagi bantuan pendukung, namun dia berjuang agar tetap eksis di tengah moderninsasi. Sudarmawan Ponorogo Bayangkan jika reog tanpa kehadiran kendang. Akan terasa hambar. [...]

Seniman tak kenal lelah, tidur dan bahkan makan

Pawargo.com – Beberapa hari yang lalu, TVRI menayangkan acara Budaya Cermin Bangsa. Acara yang dihadiri oleh Menteri Kebudayaan dan Pariwisata Indonesia Jero Wacik membahas tentang Potensi Pariwisata Indonesia. “Indonesia negara yang kaya, sehingga membuat iri negara lain untuk memilikinya…” kata beliau. Beliau juga menambahkan, seniman dan pelaku seni di Indonesia sangat tinggi antusiasnya untuk tetap [...]

Pasar Malam, hiburan warga Ponorogo.

Pawargo.com – Menikmati keindahan Kota Ponorogo rasanya belum lengkap bila belum mengunjungi Pasar Malam. Ratusan pedagang memenuhi tanah lapang yang berada di tengah Kota Ponorogo, beraneka macam barang dan jasa ditawarkan ditempat ini. Pasar malam Ponorogo menjadi agenda rutin, hampir kurang lebih 2 – 3 kali diakan setiap tahunnya. Hiburan murah meriah ini menjadi daya [...]

The Polyphonic : band Reggae Ponorogo

Pawargo.com – Mengenal Ponorogo lebih jauh tentu akan banyak materi yang akan dibahas/pelajari. Kalau biasanya seputar Reyog Ponorogo ataupun tempat wisata, kegiatan daerah dll, kali ini team POzone akan mengajak Poro Sedulur mengenal sebuah grup band dari Kota Ponorogo. Mungkin banyak grup band bermunculan di Ponorogo dan berbagai macam aliran, mulai dari rock, pop, hip-hop, [...]

Reyog sambut Kapal Pesiar Mewah Albatros

Pawargo.com – Setelah 12 tahun tak pernah dikunjungi kapal pesiar, Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya akhirnya kembali didatangi kapal pesiar. Kali ini, Kapal pesiar Albatros asal Jerman berbobot 28.000 gross tonnage (GT) yang mengangkut 600 wisatawan manca negara asal Jerman dengan 339 awak kapal singgah selama enam jam di Surabaya. Kunjungan kapal pesiar Albatros ke Surabaya [...]

Prev 1 2 3 4 5 Next

Investasi Usaha Di Ponorogo

Investasi dan Penanaman Modal Kabupaten Ponorogo

Salam sukses dan bahagia selalu kepada Warga Ponorogo di manapun berada.

Pada kali ini, kami akan mengupas sedikit tentang Penanaman Modal dan Invesatsi di Ponorogo.

Ponorogo merupakan sebuah kota yang cukup menjanjikan, setiap sore bila anda berkunjung ke Alun-alun nya, nampak kemeriahan warga Ponorogo mencari hiburan dan wisata kuliner.


Suasana Alun-alun Ponorogo beberapa waktu yang lalu.

Terbukti dengan adanya sebuah website http://www.investasi-ponorogo.com . Sebuah website yang memberikan informasi tentang prospek usaha di Ponorogo.

Kami tertarik untuk mengangkat topik ini, karena kami tidak ingin sebuah fasilitas yang seharusnya bisa di manfaatkan secara maksimal ternyata hanya sebagai pajangan belaka….
Ok, mari kita bahas bersama…..

Bila anda klik link di atas, maka anda akan di sambut uraian seperti berikut.

KABUPATEN PONOROGO

Kabupaten Ponorogo, dikenal sebagai daerah yang memiliki sejarah panjang penuh gemilang. Karena didaerah ini pernah tumbuh kerajaan besar dan terpandang di bumi Nusantara ini. Yang sampai saat ini masih bisa kita kenali warisan agung berupa seni budaya berupa kesenian REOG. Dilihat dari sejarahnya raja raja pada saat itu, sudah meletakkan dasar pembangunan bagi kemakmuran daerahnya.

Tradisi ini terus berlanjut sekalipun generasi berganti. Perjalanan waktu yang begitu panjang, telah menempa Kabupaten Ponorogo menjadi salah satu kekuatan nasional yang layak disegani dan sampai saat ini masih sebagai salah satu penyangga pangan tingkat nasional. Keunggulan pertaniannya, terutama padi dan tebu, hingga saat ini masih tetap dipertahankan. Belum lagi kekayaan alam dan potensi tambangnya yang bertebaran sepanjang garis gugusan perbukitan.

Buku Paparan Potensi dan Peluang Investasi Ponorogo ini akan menunjukkan kepada Anda, betapa banyak potensi yang tersedia, antara lain dalam bidang agro industri, agro bisnis, pertambangan, manufaktur, pariwisata, jasa dan lain lainnya yang didukung dengan infrastruktur yang memadai. Sebagian potensi lainnya bahkan belum diberdayakan secara maksimal, atau bahkan masih tersembunyi.

Dukungan letak geografis yang strategis, situasi keamanan, sosial, ekonomi dan politik yang mantap serta potensi sumber daya alam yang beraneka ragam, jumlah penduduk yang memadai dan juga merupakan pasar domestik yang potensial akan memberikan kepastian dan kenyamanan berusaha yang menyenangkan.

Kami akan selalu siap menerima dan membantu Anda untuk menciptakan serta mengembangkan potensi yang menguntungkan bagi investasi anda. Informasi ini adalah wujud rasa kehangatan masyarakat Ponorogo menyambut kehadiran Anda, untuk berinvestasi di Kabupaten Ponorogo.

Terima kasih selamat datang dan selamat berinvestasi di Kabupaten Ponorogo.

Sepertinya hanya sebatas kopi paste dari sebuah Buku Paparan Potensi dan Peluang Investasi Ponorogo, hehehehehe

Pendahuluan
LATAR BELAKANG

Solusi krisis satu diantaranya adalah meningkatkan penggalangan Penanaman Modal (investasi) baik modal dari dalam negeri maupun modal asing, untuk kembali menggerakkan roda ekonomi dan menciptakan lapangan kerja baru. Multiplayer efect Penanaman Modal, menghasilkan sentuhan yang signifikan terhadap penanggulangan krisis baik secara langsung maupun tidak langsung. Penyaluran tenaga kerja, pendatangan alat berat, penggunaan bahan baku lokal, adalah suatu wujud langsung dari efek Penanaman Modal. Sedangkan secara tidak langsung adanya perputaran uang yang lebih cepat, adanya alih teknologi, hidupnya para pedagang informal seputar proyek Penanaman Modal. Dan beraneka ragam lagi pengaruh yang ditimbulkan segala macam usaha yang mengandung hal hal positif.

Pertanggungjawaban nasib pembangunan daerah, dengan berlakunya Undang undang Otonomi Daerah (Otoda) serta desentralisasi fiskal semenjak tahun 2001 yang sangat digadang gadang sebagai suatu sistem pemerataan pembangunan serta pengurangan distorsi kesenjangan ekonomi, belum begitu banyak membawa perubahan apalagi yang dapat dirasakan masyarakat. Terasa belum ada perbedaan antara era desentralisasi dengan era sentralisasi.

Instrumen dasar hukum telah ditetapkan mengatur sumber sumber pembiayaan pemerintah daerah secara terinci dalam pelaksanaan otoda. Dengan alasan Dana Alokasi Umum (DAU) yang belum sesuai dengan kebutuhan dan masih rendahnya Pendapatan Asli Daerah (PAD). Yang tragis kecenderungan pembiayaan terbesar adalah untuk dana rutin (kebutuhan birokrasi) bukannya untuk membiayai berbagai kebutuhan pelayanan dibutuhkan oleh masyarakat. Sebagai implikasinya Pemerintah Daerah berlomba lomba mendongkrak PAD dengan menaikkan pajak, restribusi dan penggalian dana yang disyahkan. Tanpa melihat dan mengkaji akibat dari suatu tindakan tersebut. Meningkatnya PAD melalui jalan pintas tersebut, hasil yang diperoleh belum begitu banyak berpengaruh terhadap pemenuhan anggaran daerahnya. Namun disisi lain upaya peningkatan penarikan pajak dan restribusi yang dilaksanakan walaupun secara instan dapat mengdongkrak PAD, namun hal ini justru menimbulkan dampak negatif bagi iklim usaha didaerah tersebut. Apalagi terbentuknya Image Public Opinion Negatif yakni timbulnya Higt Cost, yang mempunyai pengaruh negatif terhadap para pengusaha untuk ekspansi usaha maupun pembukaan usaha baru

No Coment untuk yang ini……

Potensi Sumber Daya
SEKTOR PARIWISATA
Sebagai daerah wisata Kabupaten Ponorogo telah memiliki modal dasar yang kuat utamanya menyangkut wisata budaya. Kesenian REOG Ponorogo telah lama dikenal dunia internasional. Sebagaimana ditekankan pada progam daerah, seni reog telah menjadi milik Ponorogo secara khas dalam arti daerah sebagai produk telah mengemas dan menciptakan kondisi yang kondosif bagi para pendatang. Disamping wisata budaya, Ponorogo Juga kaya akan jenis wisata wisata lainnya, antara lain wisata kota, wisata alam dan wisata religi. Sebagaimana telah dituangkan dalam panduan pesona wisata Kab. Ponorogo tercatat tidak kurang dari 26 obyek wisata yang dapat diandalkan pengembangannya di kab. Ponorogo.

Disisi perencanaan, telah disusun Rencana Induk Pariwisata yang memberikan arah dan pedoman dalam membangun dan mengembangkan potensi wisata secara terencana, baik dalam jangka panjang, menengah maupun jangka pendek dengan memperhitungkan segala aspek Investasi dan kontribusinya, Aspek tata ruang wilayah dan sebagainya. Dengan terbitnya RIP diharapkan perencanaan dapat dilakukan secara terpadu antar berbagai komponen yang menjamin atas keberhasilannya. Manfaat lain dengan adanya RIP daerah mempunyai peluang yang lebih besar terhadap perolehan bantuan luar negeri.

Kabupaten Ponorogo merupakan salah satu daerah dengan kekayaan potensi wisata alam, potensi wisata religi, Tetapi hingga saat ini lokasi wisata belum dikembangkan secara maksimal. Kota Ponorogo di tata dengan tidak meninggalkan ciri khas budaya dan sejarah Kabupaten Ponorogo. Ditiap perempatan jalan di hias dengan patung – patung yang terkait dengan sejarah dan budaya kota reog.Beberapa bangunan yang menghiasi kota Ponorogo antara lain : Kompleks Perkantoran Pemda ( Graha Krida Praja/Lantai Delapan), Sasana Praja, Aloon-Aloon Ponorogo, dan Padepokan Reog.Kabupaten Ponorogo selalu menjaga budaya dan sejarah kota, beberapa kesenian sebagai hasil perkembangan budaya dijaga untuk dilestarikan dan menjadikan Ponorogo sebagai kota tujuan Wisata Budaya.

Objek Wisata Alam
  • Telaga Ngebel

    Dinamakan Telaga Ngebel karena berada diwilayah kecamatan Ngebel. Terletak 24 km ke arah Timur Laut Ponorog. Telaga Ngebel berada di lereng gunung Wilis dengan ketinggian 734 meter DPL dan suhu 22-23 derajat Celsius.Dengan luas permukaan sekitar 1,5 km telaga Ngebel dikelilingi olen jalan sepanjang 5 km. Kawasan ini memiliki panorama yang menakjubka, udara yang sejukdengan kondisi alam yang masih perawanyang menyimpan sejuta potensi untuk digali. Disini bisa dijumpai aneka buah-buahan seperti: durian,manggis, pundung dsb. Di dalam telaga disebar aneka jenis ikan satu diantaranya termasuk varietas ikan yang dilindungi yaitu ikan Hampala atau penduduk local menamakannya ikan Ngongok. Bagi yang ingin menginap tersedia pula penginapan yang dikelola PEMDA dan swasta.

    Menurut legenda yang berkembang di masyarakat, telaga Ngebel terbentuk berdasarkan kisah seekor ular naga yang bernama ‘Baru Klinting’. Sang Ular saat bermeditasi secara tak sengaja di potong-potong oleh masyarakat sekitar untuk dimakan. Secara ajaib, sang ular menjelma menjadi anak kecil yang kemudian mendatangi masyarakat dan membuat sayembara untuk mencabut lidi yang ditancapkan di tanah. Tak satupun berhasil melakukannya. Kemudian, dia sendirilah yang akhirnya mencabut lidi tersebut dan dari lubang bekas lidi tersebut keluarlah air yang kemudian menjadi mata air yang menggenang dan menjadi telaga Ngebel.

    Konon telaga Ngebel mempunyai peran penting dalam sejarah Kabupaten Ponorogo karena salah seorang pendiri Kabupaten Ponorogo, batoro katong, Sebelum melakukan syiar agam Islam di Kabupaten Ponorogo menyucikan diri terlebih dahulu di suatu mata air di dekat telaga Ngebel yang saat ini dikenal sebagai Sumber/Kucur Batoro.

  • Taman Wisata Ngembak

    Berlokasi di kecamatan Siman kira – kira 3 km ke arah timurdari pusat kota, berupa sumber air yang dilengkapi dengan taman bermain dan kolam renang anak. Disini juga sering diadakan pentas hiburan yang ditujukan bagi pengunjung taman.

  • Taman Wisata Kucur

    Terletak di kecamatan Badegan, k.l 20km ke arah barat. Terdapat sumber air (kucur) ditengah-tengah hutan jati yang juga berfungsi sebagai hutan wisata danjuga bumi perkemahan.

  • Sendang Tirto WaluyoJati

    Terletak di Desa Klepu, Kecamatan Sooko, yang teletak kira -kira 30 km sebelah timur Kota Ponorogo merupakan salah satu tempat ziarah umat Katholik di Pulau Jawa untuk menghormati Bunda Maria. Diresmikan oleh Mgr. A.J.Dibjakarjana, Uskup Surabaya dengan nama “Sendang Waluyojatiningsih” pada tanggal 27 Mei 1988.

    Sebagai tempat ziarah dan berdoa Goa Maria / Sendang Waluyojatiningsih dilengkapi dengan Lapangan Tempat Berdoa,Jalan Salib yang melingkari jalan yang menujuke tempat ziarah, Gereja Stasi, Gereja Sakramen Mahakudus san Patung Bunda maria dari Fatima.

    Dibandingkan dengan tempat ziarah Gua Maria Lourdes Puh Sarang, alam di Klepu, sangat mendukung, sangat indah, dilatarbelakngi oleh hutan pinus, air sendang yang asli. Disamping itu selain bisa melakukan ziarah pengunjung bisa pergi ke telaga Ngebel yang tidak jauh dari lokasi ziarah.

  • Air Terjun Toya Marto

    Terletak di kecamatan Ngebel, k.l. 35 km dari pusat kota. Air terjunnya bertingkat, sangat bagus. Sangat sesuai bagi yang suka petualangan dimana perlu usaha ekstra keras untuk menuju ke lokasi tersebut karena medannya yang sulit.

  • Air Terjun Platuk
    Terletak di kecamatan Sooko, k.l. 30 km dari pusat kota.

  • Gua Lowo

    Terletak di kecamatan Sampung, k.l. 20 km dari pusat kota. Dinamakan demikian karena dihuni banyak kelelawar. Konon di Gua juga ditemukan situs purbakala yang punya nilai arkeologis.

Obyek Wisata Budaya

  • Reog

    Kesenian Reog sudah menjadi identitas bagi kabupaten Ponorogo. Karenanya Ponorogo juga dikenal sebagai kota reog. Seni pentas ini sudah dikenal luas di Indonesia bahkan luar negeri.Tiap tahun digelar Festival Reog Nasional bersamaan dengan Peringatan Hari Jadi kabupaten Ponorogo danperayaan Grebeg Suro.Kesenian Reog juga dipentaskan tiap malam bulan purnama di Paseban Aloon-Aloon Ponorogo.

    Kesenian Reog bercerita tentang perjuangan seorang pangeran yang hendak mempersunting seorang putri yang cantik jelita. Kesenian ini dipentaskan oleh sekitar 25-40 penari danpemusik. Yang menonjol dari kesenian ini adalah tokoh utamanya yang bernama Singo Barong. Sang penari singobarong memanggul topeng seberat 30-40 kg dengan ditopang oleh kekuatan giginya. Tokoh lain dari kesenian Reog ini antara lain : Kelono sewandono, Bujang Anom, Jatil, dan Warok.

  • Grebeg Suro

    Merupakan event budaya tersebar di kabupaten Ponorogo yang diselenggarakan dalam rangka menyongsong Tahun Baru Islam atau Tahun baru Saka yang sering dikenal sebagai tanggal satu Suro. Acara ini termasuk kalender wisata Jawa Timur.

    Grebeg Suro merupakan peristiwa ritual budaya yang sekaligus menjadi ajang pesta rakyat Ponorogo. Biasanya sudah dimulai ajang pesta rakyat Ponorogo. Biasanya sudah dimulai seminggu sebelum tanggal satu Suro. Termasuk rangkaian acara Grebeg Suro adalah Festival Reog Nasional, aneka macam kegiatan baik lomba maupun pameran dan diakhiri dengan acara LARUNGAN di Telaga Ngebel.

  • Gajah-Gajahan
    Berupa arak-arakan musik dan patung gajah yang didalam patung tersebut terdapat manusia dan dinaiki oleh dua orang anak. Kesenian ini banyak dipengaruhi oleh budaya Islam.

  • Odrot
    Seni musik yang dipengaruhi oleh seni pertunjukan Islan, biasanya dipentaskan pasa saat pesta pernikahan atau sunatan.

  • Kongkil
    Seni yang memadukan unsur tari dan musik tradisional. Kesenian ini biasanya dipentaskan kurang dari 10 orang penabuh gamelan dan penari, yang sangat menarik dari kesenian ini adalah alat musiknya yang berupa bambu besar yang ditiup

Obyek Wisata Keagamaan
  • Makam Bathoro Katong

    Terletak di desa Setono Kecamatan Jenangan, k.l. 2 km kearah timur dari pusat kota. Bathoro Katong adalah pendiri sekaligus bupati Ponorogo yang pertama dan tokoh penyebar agama Islam di Ponorogo. Beliau adalah keturunan raja Brawijaya dari Majapahit dan adik dari R. Patah dari kerajaan Demak yang merupakan kerajaan Islam pertama di Pulau Jawa. Di komplek pemakaman tersebut juga dimakamkan Tokoh pendiri Ponorogo yang lain, yaitu Patih seloaji dan kyai Ageng Mirah.

    Pada waktu-waktu tertentu khususnya bulan Suro dan Ruah (penanggalan Jawa). Komplek Pemakaman Bathoro Katong banyak dikunjungi oleh para peziarah yang ingin mendoakan arwah yang disemayamkan. Komplek pemakaman ini juga diyakini oleh banyak orang sebagai tempat yang mustajab untuk berdo’a karena itu tempat ini selalu ramai oleh para pengunjung yang ingin berziarah.

  • Makam Astana Srandil

    Lokasinya berada di sebuah kaki bukit di kecamtan Badegan, k.l. 15 km ke arah barat dari pusat kota. Yang dimakamkan disitu adalah bupati Sumoroto dan keturunannya. banyak dikunjungi peziarah pada hari Selasa Kliwon.

  • Makam R.Jayengrono Pulung

    Jayengrono adalah Putra dari Harjo Mataundari Kasunanan Surakarta. Sedangkan Ibunya adalah keturunan dari Bathoro Katong. Dikisahkan, sewaktu dia membuka hutan dia menemukan jeruk yang berbau pesing sehingga daerah itu diberi nama Jeruksing. Selanjutnya dia bergerak ke arah timur yang sekarang bernama Pulung. Daerah ini menjadi ‘desa perdikan’.

  • Makam Merto Hadinegoro Tajug

    Terletak di desa Tajug, Kecamatan Siman. Luas komplek makam 1,5 ha. Di sini dimakamkan R. Adipati Mertohadinegoro Bupati pertama Ponorogo di kota tengah, Beliau keturunan Jayenggrono dan Bathoro Katong.

  • Masjid Tegal Sari

    Merupakan Mesjid kuno peninggalan kyai Mohammad Besari yang konon merupakan keturunan dari Nabi Muhammad SAW. Dia dikenal sebagai ulama yang sakti dan berbudi luhur. Dikisahkan, di masjid itu pernah belajar seorang bernama Mas Burhan yang kelak terkenal sebagai Radn Ronggo Warsit, seorang Pujangga Besar dari Kerajaan Surokarto. Mesjid ini berlokasi di kecamatn Jetis.

  • Pondok Modern Gontor

    Berlokasi di kecamatan Mlarak, merupakan pondok modern pertama dan terbesar di Indonesia. Dikenal secara nasional bahkan internasional. Siswanya datang dari berbagai negara tetangga.

  • Pondok Pesantren Putri Al Mawadah

    Berlokasi di Kecamatan Mlarak, merupakan Pondok Pesantren putri yang sangat besar.

  • Pondok pesantren Ar Risalah
    Berlokasi di Kecamatan Slahung.

  • Pondok Pesantren Ngabar
    Berlokasi di Kecamatan Siman.

  • Pondok Pesantren Kyai Hasyim Ashari
    Berlokasi di Kecamatan kota.

Dari beberapa fotonya, nampak hasil scan dari Buku Panduan Pariwisata Ponorogo.

Nah, bila anda ingin menanam modal di Ponorogo silakan hubungi alamat kantor yang tertera di atas.

KONTAK
DINAS INDAKOP DAN PM
GRAHA KRIDA PRAJA Lantai VII
Jl. Aloon- Aloon Utara 9 PONOROGO
Telepon: (0352) 489308

Kontak Person:
SUNARYONO (081803443591)

Nah loh, disini tertulis Daftar Rekanan. Apa yang dimaksud rekanan berikut??? saya kurang paham, mohon penjelasan……


Kepada anda yang merasa simpatik dengan informasi ini, kami tunggu komentarnya…..

Berani berkata dan mengungkap sesuai fakta kejadian, terima kasih.

SATE IKAN PONOROGO

SATENYA BUAT KENYANG, BUKUNYA BIKIN PINTAR
Warung Makan Sate Ikan Ponorogo di Jalan Tempuling Nomor 130 Medan

Selama ini makanan enak kerap menjadi momok bagi penderita kolesterol, diabetes, asam urat dan penyakit-penyakit lain yang ‘mengharamkan’ penderitanya mengonsumsi daging-dagingan, lemak dan makanan berkalori lainnya.
Jarang sekali ditemukan kuliner lezat yang dapat dinikmati para penikmatnya tanpa perlu takut kolesterol akan naik, gula darah meningkat ataupun asam urat kambuh. Ups…tunggu dulu, itu mungkin dulu. Pasalnya, sekali-kali coba deh menu satu ini. Sate Ikan Ponorogo, begitulah sebutannya. Menikmati lezatnya daging, bukan jadi pantangan lagi.
Nggak percaya? Resto yang terletak di Jalan Tempuling Nomor 130 Medan menyajikan menu yang cukup baik bagi kesehatan. Harum bakaran ikan sontak menyeruak tatkala tusuk sate ikan dengan beberapa potong lontong montok, taburan bawang goreng dan remasan kerupuk plus luberan bumbu kacang langsung menggugah selera. Sajian semakin lengkap dengan irisan nenas dan timun segar sebagai acarnya.
“Konsep warung makan ini adalah makanan sehat. Ada banyak tempat makan yang dibuat, tanpa memerhatikan dampak kesehatan. Berdasarkan itulah saya dan istri mencoba mencari menu yang tidak biasa tapi menyehatkan,” ungkap Maskur Abdullah (45) pemilik warung makan sate Ikan Ponorogo saat ditemui wartawan. (keturunan Warga Ponorogo)
Perpaduan bahan dan sate ikan racikan Maskur bukanlah asal-asalan. Semuanya penuh pertimbangan. Sang istri yang sekaligus juga menjadi kokinya sedikit menjelaskan nilai plus dari kuliner sate ikan nan sehat tersebut.
Menggunakan ikan kakap merah segar, sate bikinan Maskur memberikan cita rasa melezatkan. Tanpa banyak menggunakan minyak dan kacang, membuat menu ini juga cukup baik untuk kesehatan.
“Saat menggoreng bumbu saya tidak menggunakan minyak karena minyaknya sudah berasal dari kacang tanah yang digiling. Menggiling kacang tanah pun jangan terlampau halus nanti minyak yang keluar terlalu banyak,” terang Ani yang membuka restonya dari mulai jam 12 siang hingga 11 malam ini.
Untuk mengurangi rasa amis saat dibakar, Maskur menambahkan irisan nenas dan timun.
Masalah harga jangan khawatir, sate ikan ponorogo nan nikmat ini oleh sang penjual hanya dihargai 10 ribu rupiah per porsi. Jika ingin menyantapnya dengan nasi plus sayur, Anda hanya menambahkan 4 ribu rupiah saja. Sajian sate ikan ponorogo pun siap Anda santap.
Tak hanya mengandalkan menu kelezatan sate ikan saja, di resto ini Anda juga dimanjakan dengan beragam buku bacaan. Tempat yang cocok bagi Anda yang hobi membaca tentunya.
Sambil menikmati gurihnya sate ikan, buku-buku bacaan di sini dapat menjadi teman makan Anda.

“Buku-buku ini memang disediakan untuk tamu yang datang kesini. Sambil menikmati makanan, tamu yang datang juga bisa membaca buku,” ujar Maskur menutup pembicaraan.
source Artikel: Harian Global
Foto : Bango Mania, Kompas

Donatur dari SAUDI ARABIA

Salam,
Sebuah masjid nampak berdiri kokoh bila anda melewati jalan raya Ponorogo – Pacitan. Masjid Al-Jamaah kini telah menjadi tampak lebih indah dari sebelumnya, masjid yang teletak di desa Nailan ini telah menjalani renovasi panjang. Tampilan dan bentuk bangunannya modern, untuk anda yang sering melewati jalan raya Nailan jangan kaget, tepatnya 100 meter dari pertigaaan menuju Pondok Modern Arisalah, WOW, sekarang sudah MEGAH dan Indah.
Konstruksi bangunan mirip masjid di Saudi Arabia, hal ini dikarenakan adanya seorang Syeh dari Saudi Arabia menyisihkan sebagian hartanya untuk pembangunan masjid kebanggaan warga Desa Nailan (khususnya Nailan Utara). Syeh Abdurrahman Al-Bahran, beliau telah memberikan sebuah Masjid yang Indah.
Dalam pembangunan Masjid tersebut, Syeh juga membangun beberapa masjid serupa di kota lain. Menurut salah satu asistennya kemarin, Beliau banyak membangun masjid di beberapa Kota di Jawa Timur. Sedangkan untuk pembiayaan pembangunan, Beliau tidak memberikan jumlah yang pasti. Menurut perkiraan saya dilihat dari bahan dan bentuk masjid, pembangunan masjid ini mencapai 300 Jutaan.
Dalam kunjungannya di Masjid Al-Jamaah, Beliau juga memberikan Kitab Suci Al-Quran sebanyak kurang lebih 60 buah. Semuanya di bawa langsung dari Negeri Saudi Arabia.

Atas nama Warga Nailan, kami ucapkan banyak terima kasih.
Semoga Masjid Al-Jamaah menjadi pusat Ibadah dan melahirkan Santri TPA (Taman Pendidikan Al-Quran) yang sholeh dan sholehah.
Sekali lagi, Terima Kasih Syeh.

Wassalam.

Berikut beberapa dokumentasinya….

Foto Bersama Pengurus Masjid Al-Jamaah

Peresmian Masjid Al-Jamaah oleh Abdurrahman Al-Bahran

Nampak depan masjid

Pagelaran Tarian Tradisional di Bulan Purnama Ponorogo 1










Dawet Jabung oh Dawet Jabung…….

Kali ini Kami akan memberikan suasana berbeda kepada Warga Ponorogo di manapun berada.
Mungkin Indonesia sedang di sibukkan dengan Pemilu Legislatif, sekarang di Pawargo sedang mengulas kuliner khas KOTA PONOROGO yaitu DAWET JABUNG.
Ya, Dawet Jabung di Ponorogo sudah tidak asing lagi. Minuman dengan mangkok kecil ini sangat di gemari oleh masyarakat Ponorogo. Bahkan kemarin, saat saya mengunjungi salah satu counter Dawet Jabung di sebelah selatan perempatan Jabung ini, bertemu dengan warga Ponorogo yang baru pulang dari Samarinda, Kalimantan Timur . Rasanya ada yang kurang bila pulang ke Ponorogo tanpa mencicipi minuman ini. Cukup merogoh kocek Rp. 1000,00 anda sudah dapat menikmati segernya dawet ini.
Berikut dokumentasinya.

Nah, ini dia dawet yang konon terasa sangat nikmat tersebut. Lumayan kecil mangkoknya, bisa nambah dua kali deh pokoknya kalau kesana.

Nampak Pelayanan di warung ini sangat ramah, mbak nya senang mengajak ngobrol Pembelinya. Memberikan suasana nyaman dalam menikmati Dawet Jabung.


Nah loh, ini adalah JIMAT DAWET JABUNG!!!
Ops, jangan pernah berharap bila anda berkunjung di Warung Dawet Jabung akan mendapatkan LEPEK nya. Kemarin, aku coba bertanya ke Penjualnya.
Mbak, Dawetnya seporsi berapa???
Sekarang harganya seribu mas, Jawab mbak nya
Kalau saya membayar dua ribu, apakah boleh sekalian Lepeknya???
Wah, ndak boleh mas. Ini lepek jimat saya, kalau lepek ini berpindah tangan ke Pembeli, saya tidak bisa jualan lagi dong…., Jawab mbak nya dengan polos…. sambil tertawa… hahahhaa
Hahahahhahaha, Lepek Jimat!!!!!!

Bila anda ingin berkunjung ke Warung Dawet Jabung, silakan kontak saya…. hahahhahaa
Kalau dari Pusat Kota Ponorogo, anda bisa ambil arah timur alun-alun kota Ponorogo. Lurus……. terus, sampai perempatan Bunderan Jeruksing (perempatan ke dua arah timur alun-alun) ke kanan. Jalan raya menuju Kecamatan Jetis atau jalan alternatif ke Trenggalek dan Tulungagung. Jalan terus ke Selatan, jangan berhenti sebelum ketemu perempatan agak besar Jabung namanya. Ya Jabung, sekali, Jabung namanya…… hehehehhee
Liat perempatan, sebelah selatan jalan pojokan (ini langgananku) kalau yang lain aku ga tahu gimana seger atau tidaknya….. Liat disana ada banner DAWET JABUNG BU SUMINI.

SELAMAT MENIKMATI DAWET JABUNG oh DAWET JABUNG, RIWAYATMU KINI……

Page 30 of 41« First...1020«2829303132»40...Last »

Sponsor pendukung

Pawargo

Pawargo

Assalamualaikum Wr. Wb.

Salam sukses dan sehat sejahtera selalu....

Selamat datang di Blog Paguyuban Warga Ponorogo, sebuah blog yang kami persembahkan khusus kepada warga Ponorogo di manapun saat ini berada. Apresiasi Team Kreatif Pawargo untuk memberikan informasi seputar Kota Ponorogo, dalam menghadapi perkembangan Tekhnologi dan Informasi Global. Kami mengajak kepada seluruh Warga Ponorogo untuk ikut serta meramaikan Blog ini. Mari sharing Kegiatan dan Informasi Paguyuban Warga Ponorogo di seluruh penjuru Dunia. Artikel, Photo kegiatan, Wisata kuliner khas Ponorogo, dll

silakan kirim ke email pawargo@gmail.com,

Sekian terima kasih.

Wassalammualaikum Wr. Wb