keindahan Reog POnorogo Bulan Purnama
Regenerasi Penari di Kota Ponorogo
Pesta Ponorogo Sejuta Buku 2010
Ponorogo – Ratusan atau bahkan ribuan buku tertata di lantai 1 Gedung Sasana Praja, nampak pula beraneka macam nama penerbit dalam sekat-sekat stand yang tersedia. Dalam acara yang diselenggarakan di Gedung Sasana Praja Ponorogo pada tanggal 28 April hingga 04 Mei 2010 ini merupakan wujud perhatian panitia dalam mensukseskan Program Pemerintah Gemar Membaca.
Dukungan dan perhatian pemerintah Ponorogo dalam gerakkan GEMAR MEMBACA dirasakan kurang. Mengingat acara ini bukan semata-mata untuk komersil, tapi bermaksud untuk mengenalkan lebih lanjut tentang GEMAR MEMBACA.
Panitia (Three G Production) berharap, dengan adanya Pesta Ponorogo Sejuta Buku 2010 ini akan semakin menambah pengetahuan dan kecerdasan Bangsa Indonesia. Karena dengan membaca dapat mengembangkan potensi SDM Bangsa lebih baik.
Pawargo Batam Siap Dukung Visit Batam
BATAM- Paguyuban Warga Ponorogo (PAWARGO) Kecamatan Bengkong menggelar pagelaran seni Reog Ponorogo yang di tampilkan pada acara peletakan batu pertama pembangunan pendopo warga Ponorogo Kecamatan Bengkong, Minggu (25/4). Acara yang digelar di lapangan Bengkong Pertiwi tersebut dihadiri Wakil Walikota Batam Ria Saptarika. Acara di kemas dengan menampilkan kesenian ponorogo tersebut disambut antusias oleh masyarakat Bengkong tidak hanya dari warga ponorogo namun juga masyarakat etnis lainnya yang memenuhi lapangan Bengkong Pertiwi.
Ketua Pawargo Batam Setyo Edi mengatakan warga Ponorogo yang berdomisili di Kecamatan Bengkong berjumlah 500 orang dan tergabung dalam pawargo ranting Kecamatan Bengkong. Setyo menambahkan, warga Ponorogo di Batam pada umunya adalah pekerja di sektor informal di Kota Batam, dikatakannya warga Ponorogo di Batam siap mendukung program Pemko Batam.
“Dengan seni Reog Ponorogo warga Ponorogo siap mensukseskan Visit batam 2010 kapanpun di butuhkan” tutur Setyo.
Pada kesempatan tersebut Wawako juga meletakkan batu pertama pembagunan pendopo pawargo Bengkong. Pendopo ini dimaksudkan selain sebagai sekretariat pawargo juga sebagai tempat latihan dan membina generasi muda melalui seni khususnya seni Reog Ponorogo.
Dalam sambutannya Wawako merasa senang sekali bisa hadir di tengah-tengah warga ponorogo yang ada Kecamatan Bengkong. Ria mengatakan mendengar kata warok , saya teringat dengan buku yang berjudul “Waroq wal Baroq” yang dalam bahasa indonesia artinya loyalitas dan anti loyalitas. Dengan demikian warok bisa juga diartikan orang yang loyal, disambut tepuk tangan warga ponorogo. Dikatakan Ria rupanya tidak hanya melayu yang identik dengan Islam, budaya reog juga ternyata identik dengan islam.
Atas nama Pemerintah Kota Batam Ria, mendukung pembangunan pendopo ini sebagai salah satu wadah untuk menyalurkan dan menjaga tradisi seni dan budaya khususnya kesenian Reog Ponorogo. Menurutnya kesenian reog ini sangat menarik karena memadukan unsur seni dan kekuatan pelakonnya. “Saya saja sangat tertarik apalagi wisatawan asing” kata Ria.
(crew_humas/yd)
Festival Karya Tari dan Lagu Pop Daerah
Dalam rangka meningkatkan potensi daerah khususnya dibidang budaya dan seni maka Disnas Kebudayaan Pariwisata Provinsi Jawa Timur pada tanggal 20 – 21 April 2010 telah mengadakan Festival Karya Tari & Lagu Daerah se Jawa Timur di Gedung Graha Wisata Disbudpar jatim Jl. Wisata Menanggal Surabaya.
Festival Karya tari adalah satu diantara 2 festival yang diagendakan Pemerintah Provinsi Jawa Timur yang diikuti oleh Pemerintah Kabupaten Ponorogo. Festival Karya Tari ini merupakan suatu penyajian karya tari CIPTAAN BARU dalam arti ciptaan yang belum pernah dipentaskan secara perorangan atau wakil daerah dalam kegiatan festival/lomba. Bisa diasumsikan bahwa setiap Kabupaten Ponorogo mengirimkan wakilnya artinya bahwa tari yang ditampilkan adalah hal yang baru dari segi tari,musik,penata rias/busana mungkin juga penarinya. Ini menunjukkan adanya dinamika yang sanggat tinggi karena tuntutan harus menciptakan kreativitas yang baru.
Walau bentuk agenda Provinsi ini berupa festival/pagelaran non gelar namun tidak menyurutkan semangat Pemerintah Kabupaten Ponorogo khususnya Dinas Kebudayaan,Pariwisata,Pemuda dan Olah Raga untuk mengikutinya karena hal ini dapat digunakan sebagai sarana untuk menumbuhkembangkan seni tari di Kabupaten Ponorogo tanpa meningggalkan makna dari tarian tersebut. Hal ini terbukti bahwa Pemerintah Kabupaten Ponorogo mampu mengusung PENGHARGAAN SEBAGAI 10 PENYAJI TERBAIK SE JAWA TIMUR.
Adapun punggawa yang mendukung keberhasilan acara ini adalah Penata Tari dan Penata Rias/Busana : ARIF KURNIAWAN, Penata Musik : MARJI,S.Pd dengan menggunakan alat musik berupa instrumen reyog dan sebagian alat musik gamelan jawa dengan judul karya yang dipentaskan” WANGUN RINEKSO”.
Dalam karya ini dikandungmaksud sebuah istilah bentukan yang mengisyaratkan kita agar menjaga dan meneruskan suatu hal yang adiluhung, sebuah kenangandengan rapi terbingkai seolah mampu menceritakan tentang pengalaman hidup, kenangan pahit, getir,susah dan senang melintas silih berganti, membuka bingkai kenangan,memberi semangat untuk mencari dan terus mencari makna dan eksistensi seorang pembarong, sebagai pelajaran berharga untuk menjadi seorang pembarong yang handal. Sumber




Komentar terbaru